Kalender Liturgi

Friday, June 12, 2026

Haru Warnai Perpisahan RD. Yohanes Bulet Rean Setelah Tujuh Tahun Mengabdi

Foto: Omkstfxwaibreno
Waibreno – Suasana haru dan penuh rasa syukur menyelimuti Gereja Paroki St. Antonius Waibreno saat umat menggelar acara perpisahan sederhana bagi RD. Yohanes Bulet Rean, yang akrab disapa Romo John, setelah tujuh tahun mengabdikan diri dalam pelayanan pastoral bagi umat di stasi-stasi.
Acara yang berlangsung usai Perayaan Ekaristi itu dihadiri oleh umat dari berbagai lingkungan. Meski dikemas secara sederhana, momen tersebut sarat makna sebagai ungkapan terima kasih atas dedikasi dan pengabdian Romo John selama mendampingi kehidupan iman umat.
Selama tujuh tahun masa pelayanannya, Romo John dikenal sebagai sosok imam yang dekat dengan umat. Ia aktif melayani perayaan sakramen, membina berbagai kelompok kategorial, mengunjungi keluarga-keluarga, serta mendampingi umat dalam suka maupun duka. Kehadirannya meninggalkan banyak kenangan dan kesan mendalam bagi umat stasi di Paroki St. Antonius Waibreno.
Dalam sambutan perpisahan, perwakilan umat menyampaikan apresiasi atas semangat pelayanan, kesederhanaan, dan ketulusan Romo John dalam menggembalakan umat. Mereka mengaku bersyukur atas berbagai karya pastoral yang telah dilakukan selama bertugas di paroki tersebut.
Terima kasih atas cinta, pengorbanan, dan pelayanan yang telah Romo berikan kepada kami selama tujuh tahun. Semoga Tuhan senantiasa memberkati setiap langkah pelayanan Romo di tempat tugas yang baru, ujar salah seorang perwakilan umat.
Sementara itu, Romo John menyampaikan rasa syukur atas kebersamaan yang telah terjalin bersama umat Waibreno. Ia mengucapkan terima kasih atas dukungan, doa, dan kerja sama yang telah diberikan selama menjalankan tugas sebagai gembala umat. Menurutnya, setiap pengalaman bersama umat akan menjadi kenangan berharga dalam perjalanan panggilannya sebagai imam.
Acara diakhiri dengan penyerahan cendera mata, doa bersama, serta ramah tamah yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Meski harus berpisah, umat berharap tali persaudaraan yang telah terjalin tetap terpelihara.
Perpisahan ini menjadi penanda berakhirnya satu babak pelayanan Romo John di stasi yang kini menjadi Paroki St. Antonius Waibreno, sekaligus awal perjalanan baru dalam karya pelayanannya. Umat pun mendoakan agar Tuhan senantiasa menyertai setiap langkah pengabdian RD. Yohanes Bulet Rean, sehingga terus menjadi gembala yang setia, penuh kasih, dan membawa berkat bagi umat di mana pun ia diutus.

No comments:

Post a Comment